PLN Indonesia Power UBP Priok Perkuat Peran Orang Tua melalui Edukasi Tumbuh Kembang dan Sosialisasi Hasil Asesmen Anak PAUD Inklusi
NO. 076/RELEASE/PLNIPUBPPRIOK/2026
RILIS
Astri Oktavina
11/3/20261 min read


Jakarta, 22 September 2026 — PT PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Priok menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemenuhan hak tumbuh kembang anak melalui Fasilitasi Kegiatan Sosialisasi Hasil Asesmen Peserta Didik PAUD Inklusi Papanggo serta Edukasi Tumbuh Kembang di Layanan Inclusive Learning Center. Kegiatan tersebut dilaksanakan di RPTRA Green Bisma, Kelurahan Papanggo, Jakarta Utara.
Kegiatan ini menjadi sarana untuk menyampaikan hasil asesmen perkembangan anak kepada orang tua sekaligus memberikan edukasi mengenai tahapan tumbuh kembang anak usia dini. Melalui pemahaman terhadap hasil asesmen tersebut, orang tua diharapkan dapat mengenali potensi, kebutuhan, serta bentuk pendampingan yang sesuai bagi setiap anak.
Assistant Manager Keamanan dan Humas PLN Indonesia Power UBP Priok, Astri Oktavina, menyampaikan bahwa perhatian terhadap tumbuh kembang anak merupakan bagian penting dalam membangun generasi yang sehat, mandiri, dan berkualitas.
“Setiap anak memiliki potensi dan tahapan perkembangan yang berbeda. Melalui sosialisasi hasil asesmen dan edukasi di layanan Inclusive Learning Center, kami berharap orang tua memperoleh pemahaman yang lebih baik dalam memberikan pendampingan sesuai dengan kebutuhan anak,” ujar Astri.
Astri menambahkan, sinergi antara orang tua, tenaga pendidik, dan para pendamping diperlukan agar hasil asesmen dapat ditindaklanjuti secara tepat, baik melalui pola pengasuhan di rumah maupun kegiatan pembelajaran di lingkungan PAUD.
Ketua PAUD PLN Indonesia Power UBP Priok (PIPPO), Budi Hartini, menjelaskan bahwa asesmen menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui perkembangan anak secara menyeluruh sehingga proses pembelajaran dan pendampingan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing anak.
“Hasil asesmen membantu orang tua dan tenaga pendidik memahami perkembangan anak, termasuk potensi serta aspek yang masih memerlukan stimulasi dan pendampingan. Dengan komunikasi dan kerja sama yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, aman, dan mendukung setiap anak untuk berkembang secara optimal,” jelas Budi.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan hasil asesmen, penyampaian materi edukasi tumbuh kembang, serta sesi diskusi bersama orang tua. Para peserta juga memperoleh kesempatan untuk berkonsultasi mengenai bentuk stimulasi dan pendampingan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, PLN Indonesia Power UBP Priok berharap pemahaman orang tua mengenai tumbuh kembang anak semakin meningkat serta dapat mendorong terciptanya layanan pendidikan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan setiap anak.
