Perkuat Implementasi K2 dan Pengamanan antar PLN Group Jelang Nataru, PLN IP UBP Priok Terima Benchmarking PLN NP UP Paiton

NO. 148/RELEASE/PLNIPUBPPRIOK/2025

Astri Oktavina

Jakarta, 18 Desember 2025 – Dalam rangka memperkuat keselamatan ketenagalistrikan menuju momen Natal dan Tahun Baru (Nataru), PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkit (UBP) Priok menerima kunjungan benchmarking dari PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Paiton terkait penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2) dan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP). Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Volker Papanggo, PLN IP UBP Priok.

Acara benchmarking secara resmi dibuka oleh Roy Melky selaku Manager K3, Lingkungan, Mutu & Sipil (MKLMS) PLN IP UBP Priok. Dalam sambutannya, Roy Melky menyampaikan pentingnya kolaborasi antarunit sebagai bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan budaya keselamatan dan pengamanan di lingkungan pembangkit menjelang momen Nataru.

Keselamatan ketenagalistrikan dan sistem pengamanan merupakan aspek fundamental dalam menjaga keandalan operasional pembangkit. Melalui kegiatan benchmarking ini, kami berharap dapat saling berbagi praktik terbaik, memperkuat implementasi sistem, serta membangun sinergi yang berkelanjutan antarunit,” ujar Roy Melky.

Acara dilanjutkan dengan sesi pemaparan Sistem Manajemen Keselamatan Ketenagalistrikan (SMK2), Roy Melky menjelaskan implementasi SMK2 di PLN IP UBP Priok yang mengacu pada Permen ESDM Nomor 10 Tahun 2021, didukung oleh sertifikasi kompetensi personel, sistem mitigasi risiko gangguan operasi, serta pemanfaatan teknologi digital seperti IP SAFE, DigimonX, VAR-TY, dan REOC. Penerapan SMK2 ini terbukti mampu menjaga kinerja pembangkit dengan capaian Equivalent Available Factor (EAF) di atas target KPI serta kesiapan black start dan house load sebagai bagian dari sistem pengamanan kelistrikan saat kondisi darurat.

Sesi berikutnya diisi dengan pemaparan Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) oleh Assistant Keamanan dan Humas PLN IP UBP Priok, Astri Oktavina. Dalam paparannya, Astri menjelaskan bahwa pengamanan UBP Priok dilaksanakan secara berlapis melalui pembagian zona pengamanan, pengawasan 24 jam, patroli rutin di titik-titik strategis, serta dukungan teknologi Command Center, Visitor Management System (VMS), dan Face Detection System.

Rangkaian kegiatan benchmarking ditutup dengan kunjungan lapangan ke safety center dan area pembangkit, untuk melihat secara langsung implementasi SMK2 dan SMP dalam mendukung operasi pembangkit yang aman, terkendali, dan berkelanjutan.


Melalui kegiatan ini, PLN Nusantara Power UP Paiton dan PLN Indonesia Power UBP Priok diharapkan dapat terus memperkuat sinergi, bertukar praktik terbaik, serta meningkatkan kesiapan sistem keselamatan ketenagalistrikan dan pengamanan sebagai bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik nasional.